
Pemilu presiden telah digelar kemarin. Kisruh DPT masih tetap menjadi sorotan publik atas kurang maksimalnya kinerja KPU. Dari hasil penghitungan suara sementara oleh KPU maupun berbagai lembaga survey, pasangan SBY – Boediono berada pada posisi teratas dengan perolehan suara diatas 50% (pkl. 19.30 wib – 9/8/09). Mungkin pemilu kali memang hanya satu putaran saja. Semoga.
Pemilu Presiden Di Kampung Saya
Pemilu presiden kemarin menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat (di kampung saya) untuk mengikuti pilpres kali ini sangat tinggi. Meski tidak ada -serangan fajar- mereka tetap datang berbondong ke TPS untuk menyalurkan pilihan mereka. Saya tidak bermaksud untuk menilai suara dan kehadiran mereka ke TPS dengan imbalan materi; seperti pelaksanaan pemilu legislatif kemarin. Namun saya mencoba untuk membandingkan jumlah kehadiran pemilih antara diberi imbalan dan tidak ada imbalan atas suara mereka.
Lebih dari 90% masyarakat (di kampung saya) memberikan dukungan kepada pasangan SBY – Boediono. Padahal tidak ada (setahu saya) seorangpun yang mengarahkan mereka untuk memilih pasangan tersebut. Sangat berbeda dengan pemilihan legislatif kemarin. Masyarakat berbondong ke TPS karena diarahkan untuk memilih salah satu caleg yang telah memberikan -bantuan- kepada mereka.
Uang Pecahan 2000-an
Ya, kemarin (9/7/2009) Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang pecahan senilai Rp. 2000,- sebagai alat pembayaran baru. Seperti yang diberitakan di Kompas.com , “Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar,” sebut Pjs Gubernur Bank Indonesia, Miranda S Goeltom, dalam siaran pers BI.
____________
Hehehehehe……
Pemilu presiden kemarin menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat (di kampung saya) untuk mengikuti pilpres kali ini sangat tinggi. Meski tidak ada -serangan fajar- mereka tetap datang berbondong ke TPS untuk menyalurkan pilihan mereka. Saya tidak bermaksud untuk menilai suara dan kehadiran mereka ke TPS dengan imbalan materi; seperti pelaksanaan pemilu legislatif kemarin. Namun saya mencoba untuk membandingkan jumlah kehadiran pemilih antara diberi imbalan dan tidak ada imbalan atas suara mereka.
Lebih dari 90% masyarakat (di kampung saya) memberikan dukungan kepada pasangan SBY – Boediono. Padahal tidak ada (setahu saya) seorangpun yang mengarahkan mereka untuk memilih pasangan tersebut. Sangat berbeda dengan pemilihan legislatif kemarin. Masyarakat berbondong ke TPS karena diarahkan untuk memilih salah satu caleg yang telah memberikan -bantuan- kepada mereka.
Uang Pecahan 2000-an
Ya, kemarin (9/7/2009) Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang pecahan senilai Rp. 2000,- sebagai alat pembayaran baru. Seperti yang diberitakan di Kompas.com , “Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar,” sebut Pjs Gubernur Bank Indonesia, Miranda S Goeltom, dalam siaran pers BI.
____________
Hehehehehe……





